One voice, unify power, unify actions for workers rights

Pakta Lapangan Kerja Global (Global Jobs Pact) yang telah diadopsi oleh Konferensi Perburuhan International pada bulan Juni 2009. Pakta Lapangan Kerja Global ini berisi portofolio kebijakan untuk mempromosikan pekerjaan, perlindungan sosial yang luas, penghormatan terhadap standard perburuhan internasional, mempromosikan dialog sosial, dan menyeimbangkan ulang kebijakan-kebijakan seiring dengan masa depan yang lebih berkelanjutkan dan inklusif berdasarkan agenda kerja yang layak serta model yang adil untuk globalisasi. 

Pelaksanaan dari Pakta Lapangan Kerja ini adalah merupakan komitment tripartite, yaitu pemerintah, pengusaha dan pekerja/buruh. Oleh karena itu. Pakta Lapangan Kerja Indonesia juga telah disepakati bersama oleh ketiga unsur tripartit tersebut sebagai bukti komitmen ketiga unsur tripartite untuk melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

Dari wakil pekerja/buruh, empat Konfederasi Nasional, yaitu: Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI); Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI); Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI),dan; Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menjadi penandatangan akta kesepakatan kerja untuk pelaksanaan Pakta Lapangan Kerja di Indonesia ini di Istana Negara pada tanggal 13 April 2011.

Menindaklanjuti kesepakatan kerja tersebut, empat konfederasi diatas yang mewakili para pekerja/buruh  di Indonesia juga telah sepakat untuk membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) guna mengkokohkan kerja dan usaha demi mengembangkan agenda bersama untuk kesuksesan pelaksanaan Pakta Lapangan Kerja Indonesia. Kesepakatan Sekretariat Bersama ini diresmikan pada tanggal 13 Desember 2011 di Hotel Borobudur Jakarta.

—————————————————————————

Four Union Confederations Make a Tie For Indonesia Workers’ One-Voice

In June 2009 International Labour Conference adopted Global Jobs Pact. The pact comprises policies portfolio to promote jobs, wider social security, and respect for international labour standards, in addition to promote social dialogues and re-balance policies for a more sustainable and inclusive future based on both a decent working agenda and a fair model for globalization

Implementation of the jobs pact reflects commitment of the tripartite involved, which are government, employer and worker. Indonesia Jobs Pact is also agreed by the tripartite as a proof for the commitment from the three parties in carrying it out responsibly. Four union confederations representing workers, namely Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI); Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI); Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) and; Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sign the treaty for implementation of Jobs Pact in Indonesia at State Palace on 13 April 2011.

To follow up the pact, the four confederations also agreed to establish a joint-secretariat in order to strengthen a common agenda for successful implementation of Indonesia Jobs Pact. Agreement on the joint-secretariat was officially made on 13 December 2011 at Borobudur Hotel, Jakarta.

Comments on: "Empat Konfederasi bekerjasama untuk satu suara buruh Indonesia" (1)

  1. Mantaf komandan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: