One voice, unify power, unify actions for workers rights

Dalam laporan terbaru Organisasi Perburuhan Internasional(ILO) diungkapkan bahwa dunia butuh 600 juta pekerjaan baru dalam sepuluh tahun mendatang. Laporan tersebut diluncurkan pada tanggal 24 Januari 2012 yang berjudul “Global Employment Trends 2012: Preventing A Deeper Jobs Crisis”, selanjutnya menurut ILO, kini ada sekitar 200 juta orang yang tidak memiliki pekerjaan di seluruh dunia. Dan, tiap tahun sekitar 40 juta pekerjaan harus diciptakan. Namun demikian, tantangan pasar kerja menghadapi kendala yang cukup signifikan karena gambaran penciptaan lapangan kerja secara global masih buruk akibat belum pulihnya krisis keuangan global. Orang muda masih menempati situasi paling terpengaruh akibat dari krisis tersebut, dikatakan bahwa 74,8 juta orang muda usia 15-24 tahun mengganggur pada tahun 2011, yang artinya bahwa terjadi peningkatan pengganguran sebanyak 4 juta dibanding pada tahun 2007. 

Direktur Jenderal ILO Juan Somavia mengatakan, meski pemerintah telah bekerja keras menarik investasi, krisis pekerjaan belum teratasi sepenuhnya. Satu dari tiga pekerja di dunia, yang diperkirakan mencapai 1,1 miliar orang, masih menganggur atau hidup dalam kemiskinan.  ”Penciptaan lapangan kerja dalam ekonomi riil harus menjadi prioritas nomor satu saat saat ini,” ujarnya. Laporan ini juga mengungkapkan, masih ada 900 juta pekerja bersama keluarga hidup dari penghasilan 2 dollar AS (Rp 18.000) per hari di negara berkembang.

Kondisi serupa sebenarnya juga terjadi di Indonesia. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sudah menyusun perencanaan tenaga kerja tahun 2012 yang memprediksi angkatan kerja sebanyak 119,39 juta orang. Fakta yang memprihatinkan adalah 46,6 persen atau 55,7 juta orang dari angkatan kerja Indonesia didominasi pencari kerja berpendidikan sekolah dasar.

Solusi penciptaa lapangan kerja dibutuhkan, tetapi penciptaan lapangan kerja tidak hanya sekedar membuka peluang kerja tetapi yang lebih penting adalah mempromosikan pekerjaan yang layak. Pekerjaan yang layak adalah penting untuk kesejahteraan manusia, disamping itu pekerjaan yang layak memberikan penghasilan yang baik bagi pekerja/buruh dan membuka jalan bagi perbaikan ekonomi.

Comments on: "Laporan Terbaru ILO: Mencegah Krisis Pekerjaan Yang Lebih Dalam" (1)

  1. merlia rahmayani said:

    Saya mhsw pasca Fisip Univ. Riau sdg mncri data ttg Buruh khususnya buruh migran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: